oleh-oleh – M-Griya Purwokerto https://www.mgriyahotel.com Best Budget Hotel in Purwokerto Tue, 23 Apr 2019 14:17:51 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.6 https://www.mgriyahotel.com/wp-content/uploads/2018/07/logo-mgriyaweb-150x150.png oleh-oleh – M-Griya Purwokerto https://www.mgriyahotel.com 32 32 ES DUREN PAK TASDI SEJAK 1996 (ES DUREN BANCAR) https://www.mgriyahotel.com/attraction/es-duren-pak-tasdi-sejak-1996-es-duren-bancar/ https://www.mgriyahotel.com/attraction/es-duren-pak-tasdi-sejak-1996-es-duren-bancar/#respond Tue, 18 Sep 2018 01:12:49 +0000 https://www.mgriyahotel.com/?post_type=portfolio&p=7070 Lanjutkan membaca]]> Di Purbalingga banyak kuliner yang melegenda lhoo ,,,nah disini saya akan mengekspos kuliner Purbalingga yang melegenda dan menjadi ikon kota Purbalingga. Es duren ini juga membuka cabangnya yang berada di sekitar kota Purwokerto dan semakin mudah untuk para penggemar es duren menemukannya termasuk yang tinggal berdekatan dan tinggal disekitar kota Purwokerto ini. Kali ini kita akan membahas tentang Es duren pak kasdi yang berjualan sejak 1996, Es duren ini juga biasa disebut es duren bancar karena letaknya yang berada di Tugu Bancar Purbalingga.

Es duren ini terkenal karena rasanya yang enak,gurih,dan,menyegarkan. Menu andalan Es duren bancar atau es duren pak kasdi adalah Es duren kombinasi yang terdiri dari es duren dan es duren kopyor,wah dari namanya aja bikin kita ngiler,,,

Selain Es duren kombinasi ada menu es duren lainnya :

Es duren + kopyor                                        : Rp.22.000

Es campur +duren                                        : Rp.16.000

Es duren                                                           : Rp.14.000

Es kopyor                                                         : Rp.12.000

Es campur (kombinasi)                               : Rp.8.000

Nah itu adalah daftar menu es duren bancar,buat kamu para pecinta segala jenis macam dan olahan durian wajib mencoba es duren bancar atau es duren pak kasdi dan dijamin kamu bakal ketagihan. Warung Es duren bancar terletak di Tugu Bancar Purbalingga dan dicabang Purwokerto beralamat di  depan GOR SATRIA PURWOKERTO, Buka pukul 10.00 -20.00

]]>
https://www.mgriyahotel.com/attraction/es-duren-pak-tasdi-sejak-1996-es-duren-bancar/feed/ 0
Getuk Goreng ASLI sokaraja https://www.mgriyahotel.com/attraction/getuk-goreng-asli-sokaraja/ https://www.mgriyahotel.com/attraction/getuk-goreng-asli-sokaraja/#respond Sun, 06 Aug 2017 03:11:15 +0000 http://mgriyahotel.com/?post_type=portfolio&p=4950 Lanjutkan membaca]]> Getuk Goreng merupakan cemilan asli khas Sokaraja, Banyumas yang sudah cukup populer dimasyarakat dalam kota maupun luar kota. Banyak sekali wisatawan yang pulang dengan membawa getuk goreng ini sebagai oleh-oleh. Penjual getuk goreng ini pun bertebaran di seluruh wilayah banyumas. sedangkan untuk sentralnya berada di daerah Sokaraja. Disana anda dapat melihat deretan toko yang menyediakan panganan khas Sokaraja Banyumas ini.

Getuk goreng terbuat dari bahan dasar singkong atau biasanya masyarakat Banyumas menyebutnya dengan sebutan “boled”. Dengan tambahan gula jawa membuat getuk goreng ini menjadi manis dan gurih.

Sedikit cerita sejarah penting tentang getuk goreng.
Getuk goreng ditemukan pada tahun 1918 secara tidak sengaja oleh bapak Sanpringad, seorang penjual nasi rames keliling di daerah Sokaraja. Getuk basah adalah salah satu daganganya. Pada saat itu getuk yang di jual tidak lah laku, sehingga beliau memilik akal agar getuk tersebut bisa di konsumsi kembali. Kemudian getuk yang tidak habis di jual itu digorengnya dan dijual kembali. Ternyata getuk goreng ini sangatlah digemari oleh para pembeli.
Kini getuk goreng bukanlah makanan yang tidak lagi terjual melainkan getuk yang sengaja dijual.

Karena banyaknya penggemarnya, getuk goreng kini hadir dalam beberapa macam varian rasa yang menggoda selera. Jika awalnya getuk goreng hanya memiliki rasa original dari gula jawa. Getuk goreng kini memiliki tersaji menjadi beberapa macam varian rasa, dari rasa durian, rasa coklat, rasa nangka, rasa nanas dan lain sebagainya. Dengan banyaknya variasai rasa membuat kita menjadi lebih ketagihan untuk menikmatinya.

Dengan harga yang ekonomis yaitu sekitar empat puluh ribu kita bisa mendapatkan sekilo getuk goreng asli Sokaraja. Itulah mengapa getuk goreng asli Sokaraja banyak penikmatnya. Selain harganya murah untuk kesehatan juga terjaga karena menggunakan bahan yang alami tanpa pengawet buatan. Makanya jangan heran jika anda melewati kota Sokaraja anda akan melihat berderet toko-toko penjual getuk goreng asli Sokaraja. Rasa yang enak, manis dan gurih memang cocok membuat getuk goreng menjadi oleh – oleh untuk keluarga ataupun cemilan di saat kumpul – kumpul.

]]>
https://www.mgriyahotel.com/attraction/getuk-goreng-asli-sokaraja/feed/ 0
JENANG JAKET MERSI, BANYUMAS https://www.mgriyahotel.com/attraction/jenang-jaket-mersi-banyumas/ https://www.mgriyahotel.com/attraction/jenang-jaket-mersi-banyumas/#respond Sun, 06 Aug 2017 01:49:12 +0000 http://mgriyahotel.com/?post_type=portfolio&p=4944 Lanjutkan membaca]]> Jenang Jaket Mersi Purwokerto. Inilah salah satu makanan khas tradisional Kabupaten Banyumas yang sangat spesifik dan sulit ditemukan di kota lain di Indonesia. Makanan atau panganan ini dapat dikonsumsi sebagai makanan kecil, sebagai hidangan dalam suatu hajatan, dan acara-acara tertentu. Juga sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Purwokerto.

Umumnya, bila ada warga Banyumas dan sekitarnya sedang hajatan baik acara resepsi mantenan, sunatan, ataupun syukuran, Jenang Jaket Mersi ini selalu menjadi makanan wajib yang harus ada. Bahkan ada semacam kesepakatan yang sudah turun-temurun, bahwa acara hajatan belum “afdol” apabila tidak menghidangkan jenang jaket.

Jenang Jaket Mersi berbahan baku utama tepung ketan, gula merah dan santan kelapa yang diolah sedemikian rupa, melalui proses yang cukup panjang menjadi jenang.
Proses pembuatan Jenang Jaket tak jauh beda dengan adonan jenang atau dodol pada umumnya.

Kelapa diparut dan diperas sehingga diperoleh santan,
Santan dicampurkan dengan tepung beras dan dididihkan,
Gula dicairkan, diaduk-aduk hingga kadar air berkurang,
Setelah kadar air berkurang, ditambahkan ke dalam tepung ketan yang telah dicampur dengan santan,
Diaduk-aduk hingga masak (kalis),
Didinginkan selama satu hari,
Dilakukan pemotongan,
Pengemasan.
Ada bahan tambahan berupa vanili, dan wijen untuk mendapatkan rasa yang khas dan special. Tidak heran jika jenang jaket memiliki rasa yang khas.

Selain empuk dan rasa manisnya yang pas, jenang jaket berorama wangi manggar atau kembang kelapa, karena gula jawa yang digunakan sebagai pemanis terbuat dari deresan kelapa.

Mengapa “jenang” buatan warga Mersi ini dinamakan Jenang Jaket? Apa si pembuatnya selalu memakai jaket, ataukah jenangnya diberi kain jaket, atau dalam membungkusnya memamakai jaket? Pertanyaan-pertanyaan itu mungkin muncul di pikiran kita.

Asal nama Jenang Jaket Mersi

Makanan khas ini dinamakan “Jenang Jaket”, ternyata nama tersebut diambil dari kependekan (singkatan) bahan baku utamanya yaitu tepung beras ketan asli. Memang dalam proses pembuatannya, tepung beras ketan yang digunakan haruslah yang asli dan berkualitas bagus tanpa adanya campuran dari tepung beras yang lain apalagi tepung terigu. Dari bahan ketan asli yang diolah menjadi jenang ini, maka untuk memudahkan diberi nama “Jenang Jaket”, yang merupakan kepanjangan dari Jenang Ketan Asli (atau Jenang Asli Ketan? – red).

Sedangkan nama Mersi diambil dari tempat pembuatan jenang yang berada di Kelurahan Mersi, Purwokerto.

Kelurahan Mersi merupakan sentra home industry jenang jaket di Kota Purwokerto. Ada lima tempat home industry Jenang Jaket di Kelurahan Mersi yaitu, Jenang Jaket Pertama, Jenang Jaket Asli, Jenang Jaket Puspa Sari, Jenang Jaket Mukti Sari dan Jenang Jaket Dian Sari.
Jenang Jaket Mersi diproduksi dalam dua varian yaitu jenang yang menggunakan wijen atau jenang jaket wijen dan jenang yang tidak menggunakan wijen atau jenang jaket asli/polos. Harga jenang jaket tidak terpaut jauh antara dua jenis jenang jaket tersebut, berkisar antara Rp.16.000,- per bungkus (isi 16 biji) untuk yang tanpa wijen/polos sedangkan untuk jenang jaket yang menggunakan wijen sekitar Rp.20.000,- per bungkus (isi 16 biji).

Memasuki bulan puasa dan menjelang lebaran, produksi jenang jaket biasanya akan meningkat sesuai melonjaknya pemesanan untuk keperluan perayaan Idul Fitri dan oleh-oleh warga perantauan yang sedang mudik ke Purwokerto, Banyumas. Anda sudah pernah merasakan manisnya jenang jaket Mersi? (BNC/Tyo/sumber: http://kulineraslibanyumas.blogspot.com/2014/09/jenang-jaket-mersi-purwokerto.html)

]]>
https://www.mgriyahotel.com/attraction/jenang-jaket-mersi-banyumas/feed/ 0
Keripik tempe oleh-oleh khas banyumas https://www.mgriyahotel.com/attraction/keripik-tempe-oleh-oleh-khas-banyumas/ https://www.mgriyahotel.com/attraction/keripik-tempe-oleh-oleh-khas-banyumas/#respond Sun, 06 Aug 2017 01:04:56 +0000 http://mgriyahotel.com/?post_type=portfolio&p=4941 Lanjutkan membaca]]> Keripik Tempe atau orang Banyumas lebih familiar dengan menyebut Kripik Tempe merupakan makanan khas daerah Banyumas yang berbahan dasar kedelai yang telah diolah menjadi tempe yang diiris dengan sangat tipis, kemudian diberi adonan tepung yang telah diberi bumbu khusus dan digoreng kering. Dengan ketepatan irisan dan ketipisan serta kerenyahan rasa yang hampir seragam inilah, Kripik Tempe Banyumas layak menjadi pilihan sebagai lauk pauk pengganti krupuk ataupun sebagai cemilan sambil minum kopi dipagi atau sore hari. Bahkan bagi para penggemar sepak bola atau sinetron, makanan ringan ini bisa menjadi teman setia yang akan menemani sampai peluit terakhir wasit dibunyikan.

Kripik tempe sudah dikenal diberbagai daerah di Indonesia sejak bertahun-tahun yang lalu, dan makanan ini tersebar hampir merata diseluruh wilayah pulau Jawa serta setiap daerah memiliki kekhasan sendiri-sendiri baik dalam bentuk ataupun cita rasanya, seperti kripik tempe Bandung, kripik tempe Malang, kripik tempe Jogya, kripik tempe Banjarnegara dan kripik tempe Banyumas. Rasanya yang gurih dan renyah, sangat cocok sekali untuk dijadikan cemilan atau makanan ringan bahkan bisa dijadikan sebagai lauk pauk. Apalagi kandungan protein yang terdapat pada kedelai sebagi bahan dasar utama dalam pembuatan kripik banyak mengandung protein dan mineral sehingga keripik tempe sangat baik untuk dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari. Biasanya rasa dari kripik tempe Banyumas adalah asin dengan aroma bawang yang gurih.
Kripik Tempe Banyumas dapat bertahan cukup lama dan proses pembuatannyapun relatif cukup mudah, sehingga usaha pembuatan kripik tempe inipun berkembang dengan pesat dan menjamur di daerah Purwokerto, Banyumas dan daerah-daerah lainnya sekitar Karesidenan Banyumas serta menjadi lahan bisnis yang cukup menguntungkan. Dalam proses pembuatannya, kunci utama agar hasil dari kripik tempe ini bisa maksimal adalah dalam proses pemilihan bahan baku. Pilihlah tempe dengan kualitas yang bagus dan masih segar artinya bukan tempe yang sudah berbau busuk. Selanjutnya tempe diiris tipis dan setelah proses pengirisan, tempe langsung digoreng karena apabila terlalu lama dibiarkan setelah proses pengirisan dimungkinkan jamur tempe akan tumbuh dan berkembang yang dapat menyebabkan cita rasa kripik tempe menjadi berkurang dan tidak gurih. Untuk menghasilkan Kripik Tempe Banyumas yang memiliki citarasa yang renyah dan gurih minyak goreng yang digunakan sebaiknya minyak goreng yang masih baru.
Kripik Tempe Banyumas dapat ditemukan di beberapa tempat disekitar daerah Purwokerto, di supermarket dan toko-toko modern ataupun di tempat-tempat wisata. Bagi wisatawan manca maupun domestik yang berminat membeli Kripik Tempe Banyumas sebagai oleh-oleh dapat mengunjungi sentral kuliner Banyumas di sekitar daerah Sawangan dekat dengan alun-alun Kota Purwokerto.

]]>
https://www.mgriyahotel.com/attraction/keripik-tempe-oleh-oleh-khas-banyumas/feed/ 0
Batik Banyumas https://www.mgriyahotel.com/attraction/batik-anto-djamil-batik-asli-banyumas/ https://www.mgriyahotel.com/attraction/batik-anto-djamil-batik-asli-banyumas/#respond Sun, 06 Aug 2017 00:54:08 +0000 http://mgriyahotel.com/?post_type=portfolio&p=4939 Lanjutkan membaca]]> Di Banyumas sendiri terdapat 2 sentra batik, yang pertama di Banyumas Lama dan yang kedua ada di Sokaraja. Di Banyumas Lama, sentra batiknya berada di Sudagaran, sebuah kampung yang berasal dari kata “Saudagar”, di situ dulu tempat tinggal para Saudagar Batik Banyumas yang sukses dan berhasil. Sementara sentra Batik Banyumas satu lagi ada di Sokaraja, sampai sekarang batik-batik berkualitas terus dihasilkan oleh sentra-sentra batik di Sokaraja.

Salah satu tempat produksi batik-batik yang paling terkenal di Banyumas ini adalah Rumah Batik Anto Djamil. Lokasinya berada di Sokaraja, meskipun agak masuk ke perkampungan namun tidak terlalu jauh dengan sentra getuk goreng Sokaraja yang menjamur di jalan utama Sokaraja.

Dari Purwokerto ke Sokaraja cukup dekat dan tak butuh waktu lama untuk sampai. Untuk menuju Rumah Batik Anto Djamil ini pun gampang, karena disana terdapat papan petunjuk yang cukup besar di Jalan Raya Sokaraja. Lokasinya memang agak menjorok masuk ke perkampungan tapi mudah ditemukan, ada papan penunjuk di pinggir jalan, dan yang lebih gampang lagi karena orang-orang Sokaraja sudah familiar dengan Anto Djamil. Rumah Batik Anto Djamil ini adalah usaha turun-temurun dan salah satu tempat Batik Banyumasan yang masih bertahan sampai sekarang. Motif batik di Anto Djamil beragam, namun tetap dalam pakem Batik Banyumasan. Motif Batik Banyumas memang sedikit unik dan beda. Kekhasan dari motif batik Banyumas adalah motifnya banyak terinspirasi dari flora yang terdapat di Banyumas, lukisan di kain batik lebih berupa sulur-sulur tumbuhan, menurut cerita ini sesuai dengan kondisi Banyumas di masa lalu yang masih merupakan hutan lebat.

Kemudian soal warna, Batik Banyumasan cenderung memiliki warna yang lebih gelap dan pekat. Rata-rata Batik Banyumas memang berwarna gelap dan sedikit pekat daripada warna batik di Jawa Tengah lainnya. Warna dasarnya cenderuk coklat tua ataupun coklat kehitaman. Memang inilah warna khas Batik Banyumas, mungkin waktu itu menyesuaikan dengan pewarna alami yang ada di daerah Banyumas dan sekitarnya.

Koleksi batik di Anto Djamil cukup lengkap, mulai dari kain, sarimbit, sampai yang sudah jadi seperti baju batik pun ada. Rata-rata adalah batik tulis, jika beruntung pengunjung bisa melihat proses membatiknya karena toko dan workshop batiknya ada dalam satu tempat. Jangan heran jika Rumah Batik Anto Djamil ini penuh pengunjung, sudah hal biasa, walau lokasinya agak masuk namun tak menyurutkan pembeli untuk datang.

Soal harga rangenya begitu beragam, mulai puluhan ribu sampe jutaan rupiah. Yang seharga jutaan rupiah tentunya adalah batik premium yang tiada dua. Saya terpesona dengan koleksi batik Anto Djamil, ini pertama kalinya saya melihat batik Banyumasan dan menurut saya motif dan warnanya yang pekat ini sangat cocok untuk dikoleksi. Di sini saya melihat ada beberapa motif yang saya lihat seolah menjadi pakem batik Banyumasan seperti motif Isen Laut / Isi Laut yang berupa gambar hewan-hewan laut dituangkan dalam kain batik. Kemudian jika diamati lebih jauh, kebanyakan motif di Rumah Batik Anto Djamil adalah motif-motif tumbuh-tumbuhan.
Jika ingin mencari motif Batik Banyumasan di Anto Djamil ada banyak sekali motif yang tersedia. Mulai dari yang motif Banyumasan asli sampai motif-motif baru yang lebih modern, tergantung selera pembeli. Jika memang pecinta kain batik klasik saya kira selembar kain Batik Banyumasan motif asli layak jadi koleksi, namun jika ingin terlihat modern maka motif modern pun ada. Anto Djamil memang tak segan mengeluarkan motif baru dengan warna-warna yang lebih cerah, cocok untuk anak muda yang kadang tidak terlalu menyukai batik berwarna gelap karena terkesan tua.

Di Rumah Batik Anto Djamil karena saya memang pecinta batik atau kain tradisional saya membeli beberapa helai kain untuk koleksi dan oleh-oleh keluarga. Untungnya karena saya membeli cukup banyak saya bisa mendapat diskon. Yang jela bBatik-batik di sini memang sangat layak untuk dijadikan koleksi, jadi jika lewat Sokaraja jangan sekedar lewat atau menyicip Getuk Goreng Sokaraja, helalah nafas sebentar dan kunjungilah Rumah Batik Anto Djamil.

Photo credit : Jarvik Fuad Rizky

]]>
https://www.mgriyahotel.com/attraction/batik-anto-djamil-batik-asli-banyumas/feed/ 0